Showing posts with label Seputar Anak. Show all posts
Showing posts with label Seputar Anak. Show all posts

Wednesday, August 24, 2011

Doa Untuk Kedua Orang Tua | Sebuah Renungan

Sesungguhnya jasa dan pengorbanan yang telah diberikan oleh kedua orang tua kita kepada kita hingga sekarang ini tidak terhitung banyaknya. Ibu yang mengandung kita selama 9 bulan lamanya, kemudian melahirkan kita dengan mempertaruhkan nyawanya. Ketika kita masih bayi yang tak berdaya, tanpa merasa jijik mereka membersihkan kotoran-kotoran disaat kita pipis dan buang air besar, dengan rasa sabar mereka menghadapi kemarahan, rengekan, dan kenakalan kita serta dengan penuh kasih sayang mereka memberikan kita makan dan minum, dengan penuh cinta kita diberi pakaian dan pendidikan untuk masa depan kita.

Namun, mampukah kita untuk membalas segala pengorbanan yang telah mereka berikan?. Seandainya jika kita merasa kesal dengan mereka disaat mereka sudah tua yang menjadikan kelakuannya kembali seperti anak-anak, dan bahkan seandainya orang tua kita tidak berdaya untuk buang air sehingga kita yang membersihkannya, kita mesti harus ingat kesabaran disaat mereka menghadapi dan merawat kita dengan penuh cinta dan harapan agar kita selamat dan panjang umur. Janganlah timbul dihati kita dan bertanya "Kapan semua ini akan berakhir". Oleh karena itu hendaknya kita harus selalu berbakti pada orang tua kita dan senantiasa mendoakan mereka, agar segala dosa-dosanya yang mungkin pernah diperbuat baik sengaja ataupun tidak supaya mendapatkan ampunan dari Allah SWT.

Waktu engkau berumur 1 tahun
dia menyuapi dan memandikanmu...
sebagai balasannya...
kau menangis sepanjang malam

Waktu engkau berumur 2 tahun
dia mengajarimu cara berjalan...
sebagai balasannya...
kau kabur saat dia memanggilmu

Waktu engkau berumur 4 tahun
dia memberimu pensil untuk mewarna...
sebagai balasannya...
kau corat coret dinding rumah dan meja makan

Waktu engkau berumur 7 tahun
dia memberikanmu bola...
sebagai balasannya...
kau lemparkan bola ke jendela tetangga

Waktu engkau berumur 10 tahun
dia mengantarkanmu ke mana saja,
dari kolam renang sampai pesta ulang tahun...
sebagai balasannya...
engkau bermain asyik dengan temanmu
sampai tidak dengar panggilan orang tuamu...

Waktu engkau berumur 13 tahun
dia menyarankanmu untuk memotong rambut
karena sudah waktunya...
sebagai balasannya...
kau bilang "mama tidak tahu mode..."

Waktu engkau berumur 15 tahun
dia pulang kerja ingin memelukmu...
sebagai balasannya...
kau kunci pintu kamarmu

Waktu engkau berumur 18 tahun
dia menangis terharu ketika engkau lulus SMA...
sebagai balasannya...
kau berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi

Waktu engkau berumur 19 tahun
dia membayar semua kuliahmu
dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama...
sebagai balasannya...
kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang
biar nggak malu sama teman-teman
karena orang tuamu jelek

Waktu engkau berumur 20 tahun
dia bertanya "Dari mana saja seharian ini?"
sebagai balasannya...
kau menjawab "Ah cerewet amat sih"
mau tau urusan anak muda

Waktu engkau berumur 25 tahun
dia membantumu membiayai pernikahanmu...
sebagai balasannya...
engkau pindah ke kota lain
menjauhi orang tuamu

Waktu engkau berumur 30 tahun
dia memberimu nasehat
bagaimana merawat bayimu...
sebagai balasannya...
engkau katakan
"Sekarang zamannya sudah beda, Ma..."

Waktu engkau sudah jadi orang sukses
dia menelponmu untuk diantar ke acara syukuran
salah satu saudara dekatmu...
sebagai balasannya...
engkau jawab "Aku sibuk sekali,
Banyak kerjaan kantor, Ma..."

Waktu engkau berumur 35 tahun
dia sakit-sakitan sehingga
memerlukan perawatanmu...
sebagai balasannya...
engkau baca tentang pengaruh negatif orang tua
yang numpang tinggal di rumah anaknya

Dan hingga SUATU HARI
dia meninggal dunia dengan tenang...
dan tiba-tiba engkau teringat semua
yang belum pernah engkau lakukan...
dan itu menghantam
HATIMU bagaikan pukulan QODAM

Maka...
JIKA ORANG TUAMU MASIH ADA...
BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN
PERHATIAN LEBIH DARI YANG PERNAH
ENGKAU BERIKAN SELAMA INI

JIKA ORANG TUAMU SUDAH TIADA...
INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA
YANG TELAH DIBERIKANNYA
DENGAN TULUS IKHLAS KEPADAMU...
DAN DOAKANLAH...
MOHONKANLAH KEPADA ALLAH
AMPUNAN BAGI KEDUANYA

"Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil"
(QS. Al Israa’:24)

"Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)"
(QS. Ibrahim:41)

"Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan"
(QS. Nuh:28)

Semoga kita bisa mengambil hikmah, manfaat dan pelajaran dari segala apa yang telah kita jalani dan terjadi dalam hidup ini... Amiin.



Saturday, July 23, 2011

Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2011

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) kembali diperingati, Hari Anak Nasional (HAN) ditetapkan pada tanggal 23 Juli berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984, sebagai upaya menjamin pemenuhan hak anak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta terlindungi dari kekerasan dan diskriminasi.

Anak adalah amanah sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang senantiasa harus kita jaga karena dalam dirinya melekat harkat, martabat, dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi. Anak juga merupakan generasi penerus cita-cita perjuangan bangsa dan oleh karenanya kepada anak perlu diberikan bekal keimanan, kepribadian, kecerdasan, keterampilan, jiwa dan semangat kebangsaan serta kesegaran jasmani agar dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang berbudi luhur, bersusila, cerdas dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Usaha pembinaan anak perlu pula diarahkan untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran akan hak, kewajiban dan tanggung jawab mereka kepada orang tua dan masyarakat serta kepada bangsa dan Negara.

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Indonesia setiap tahun diselenggarakan dan dilaksanakan di tingkat nasional dan di tingkat daerah dengan tujuan agar semua lapisan masyarakat menyadari akan pentingnya pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak Indonesia. Hari Anak Nasional pada hakekatnya merupakan momentum yang penting untuk menggugah kepedulian maupun partisipasi seluruh Rakyat Indonesia dalam menghormati, menjamin dan menerapkan hak-hak anak.

Penyelenggaraan Hari Anak Nasional (HAN) juga ditujukan untuk mensosialisasikan tentang hak-hak anak yang telah disepakati dunia dan diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia dalam Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002.

Peringatan Hari Anak Nasional 2011

Sebagai acuan kegiatan HAN Tahun 2011, telah disusun Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2011 untuk digunakan mulai tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota oleh semua pihak terkait baik instansi pemerintah - termasuk KBRI, lembaga/organisasi kemasyarakatan, masyarakat Indonesia di luar negeri, dan instansi swasta dalam melaksanakan kegiatan peringatan HAN Tahun 2011.

Pedoman ini memuat acuan secara umum Peringatan HAN Tahun 2011, sementara pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan kondisi, situasi, dan kebutuhan masyarakat setempat. Hari Anak Nasional Tahun 2011 ini mengambil tema ”Anak Indonesia Sehat, Kreatif dan Berakhlak Mulia” dan sub tema :

o Saya Anak Indonesia Menjaga Kesehatan dan Meningkatkan Kecerdasan
o Saya Anak Indonesia Kreatif
o Saya Anak Indonesia Sehat, Cerdas, Berakhlak Mulia, dan Berprestasi
o Saya Anak Indonesia Berperilaku Sehat, Cerdas, Berakhlak Mulia, dan Berprestasi
o Saya Anak Indonesia Sehat, Cerdas, dan Berkreasi Optimal
o Saya Anak Indonesia Cinta Kesehatan dan Berkreasi
o Saya anak Indonesia Peduli Kesehatan

Makna Peringatan Hari Anak Nasional 2011

Pelaksanaan Hari Anak Nasional tahun 2011 dimaknai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak untuk sehat, tumbuh dan berkembang secara sejahtera agar terbentuk generasi penerus yang tangguh, kreatif, jujur, cerdas, berprestasi, serta berakhlak mulia.

Logo Peringatan Hari Anak Nasional 2011


Hari Anak Nasional Tahun 2011 menggunakan logo yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Nomor: 02/Kep/MENKO/KESRA/VI/1987 tanggal 11 Juni 1987 tentang Logo Hari Anak Nasional.

Semoga dengan peringatan HAN Tahun 2011 ini, komitmen bagi peningkatan kesejahteraan dan perlindungan anak Indonesia dapat terus kita bangun dan pedoman pelaksanaan ini dapat dijadikan pegangan semua pihak untuk menyukseskan HAN Tahun 2011 ini.

(Referensi : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pedoman Peringatan Hari Anak Nasional 2011)

File yang dapat diunduh/download :

> Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002
> Penjelasan UU Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002
> Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984
> Pedoman Peringatan Hari Anak Nasional 2011

Wednesday, March 30, 2011

Menginginkan Anak Laki-laki atau Perempuan

Terkadang kita menginginkan anak yang lengkap, ada yang laki-laki dan ada yang perempuan. Apa yang harus kita lakukan bila yang kita inginkan anak laki-laki atau perempuan?

Ada beberapa teori:

1. Makanan. Baik suami maupun istri usahakan makan yang serba berprotein tinggi, misalnya daging sapi, telor, ikan (terutama ikan laut) cumi, udang, kepiting dll. (dikenal dengan TEORI ASAM BASA atau Teori XY)

2. Timing ML (Teori Pembuahan). Lakukan hubungan hanya pada saat masa subur. Masa subur adalah ketika sel telur perempuan sudah matang dan siap dibuahi. Masa subur perempuan adalah tengah-tengah antara awal haid ke haid berikutnya (biasanya siklusnya 28 hari, jadi masa suburnya hari ke 13-14 dari awal haid). Ingat!!!!!! jangan lakukan hubungan sebelum masa subur.(Sperma pembawa gen laki-laki berenang cepat, tetapi cepat mati(biasanya gak sampai 24 jam). Sedangkan pembawa gen perempuan berenang lambat, tetapi awet hidup, dalam lingkungan yang pH nya cocok bisa hidup sampai 4 hari). Makanya kalau berhubungan 1-4 hari sebelum masa subur, biasanya yang jadi anak perempuan.

3. Pembawaan suami (Teori psikologis pria). Suami harus berusaha lembut dan sentimentil. Biasakan suka musik, tanam-tanaman bunga, melukis, bernyanyi pokoknya yang bersifat seni dan romantis. Mau bantu-bantu pekerjaan istri, pokoknya mengalah sama istri. Lupakan superioritas kelaki-lakiannya. (Jangan bersifat menguasai, jangan merasa jagoan, baik di ranjang maupun di luar ranjang)

4. Tabel umur istri. Umur istri bisa juga menjadi faktor untuk memilih anak laki-laki pada saat pembuahan (konsepsi) seperti berikut:


Demikian sedikit teori jika anda menginginkan anak laki-laki atau perempuan. Namun jangan lupa berdoa dan menyerahkan semua kepada yang maha Pencipta...

Sumber :
http://www.wahyuno.co.cc/2010/12/menginginkan-anak-laki-laki.html
(yang disarikan dari berbagai sumber)