Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Friday, April 20, 2012

Hari Bumi 2012 - Mobilize the Earth

Hari Bumi atau Earth Day diperingati pada tanggal 22 April setiap tahunnya secara internasional. Hari Bumi atau Earth Day dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi.

Hari Bumi atau Earth Day dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada tahun 1970 seorang pengajar lingkungan hidup. Tanggal ini bertepatan pada musim semi di Northern Hemisphere (belahan Bumi utara) dan musim gugur di belahan Bumi selatan. PBB sendiri merayakan hari Bumi pada 20 Maret sebuah tradisi yang dicanangkan aktivis perdamaian John McConnell pada tahun 1969, adalah hari dimana matahari tepat di atas khatulistiwa yang sering disebut Ekuinoks Maret.
Gulir waktu terus berlalu
Kau tetap berputar demi kehidupanku
Wahai engkau bumi hijauku
Kini warnamu semakin berlalu

Adakah engkau marah padaku
Yang tidak sengaja melalaikanmu
Daun-daun hijaumu berguguran kian menderu
Semoga.. aku tahu akan hal itu

Tiga baitku hanya untukmu
Maafkan atas ketidaksengajaanku
Rinduku kini menggebu-gebu
Menantikan hijaumu kembali untukku

Bumi Hijauku, rendratwa

Mobilize the Earth. Earth Day. 4.22.12

On April 22, more than one billion people around the globe will participate in Earth Day 2012 and help Mobilize the Earth™. People of all nationalities and backgrounds will voice their appreciation for the planet and demand its protection. Together we will stand united for a sustainable future and call upon individuals, organizations, and governments to do their part.

Attend a local Earth Day event and join one of our Earth Day campaigns as we collect A Billion Acts of Green® and elevate the importance of environmental issues around the world. Earthday
Hari Bumi 2012 - Mobilize the Earth


Lestari Alamku... Lestari Bumiku...


Tuesday, March 22, 2011

Menyesal

MENYESAL

(Karya : Ali Hasjmi)


Pagiku Hilang Sudah Melayang
Hari Mudaku Sudah Pergi
Sekarang Petang Datang Membayang
Batang Usiaku Sudah Tinggi

Aku Lalai Di Pagi Hari
Beta Lengah Di Masa Muda
Kini Hidup Meracun Hati
Miskin Ilmu, Miskin Harta

Akh, Apa Guna Ku Sesalkan
Menyesal Tua Tiada Berguna
Hanya Menambah Luka Sukma

Kepada Yang Muda Kuharapkan
Atur Barisan Di Pagi Hari
Menuju Kearah Padang Bakti!

DO'A

DO'A

(Karya : Chairil Anwar)


Tuhanku
Dalam Termangu
Aku Masih Menyebut Nama-Mu

Biar Susah Sungguh
Mengingat Kau Penuh Seluruh
Cahya-Mu Panas Suci
Tinggal Kerdip Lilin Di Kelam Sunyi

Tuhanku
Aku Hilang Bentuk
Remuk

Tuhanku
Aku Mengembara Di Negeri Asing

Tuhanku
Di Pintu-Mu Aku Mengetuk
Aku Tidak Bisa Berpaling

Sunday, March 6, 2011

Kepada Para Pejuang

Kepada Para Pejuang

{ Karya : Yulizar }


Kau Laksana Penerang Di tengah Kegelapan Malam

Membuat Semua Menjadi Tampak Jelas

Mengubah Kehampaan Menjadi Kenyataan

Mengubah Ketakutan Menjadi Ketenangan


Kau Bukan Saja Datang Dari Kalangan Serdadu

Tetapi Juga Guru, Penjaga Hutan, Pemadam

dan Masih Banyak Lagi


Berkat Perjuanganmu Kami Jadi Pintar

Berkat Perjuanganmu Bencana Akan Terhindar

Berkat Perjuanganmu Api Tak Terus Membakar

Semangatmu Yang Terus Berkobar


Mengisi Pembangunan Yang Nyaris Pudar

Sunday, February 20, 2011

PAHLAWANKU

PAHLAWANKU
Karya : Yusarba


Pahlawanku,
Engkau Berjasa
Membela Tanah Air Tercinta
Engkau Bunga Bangsa
Yang Gugur Membela Nusa

Kau Persembahkan Jiwa Raga
Demi Kemerdekaan Bangsa
Kau Wujudkan Cita-Cita
Lepaskan Diri dari Belenggu Penjajah

Kau Kini Telah Tiada
Namun Nama-Mu Tetap Terpatri
Dalam Sejarah Perjuangan Bangsa
Sebagai Pembela Ibu Pertiwi

Tahun Demi Tahun Berlalu
Masa Demi Masa Lampau
Namun
Pengabdian-Mu Selalu Terkenang
Melekat Dalam Ingatan Tak Pernah Sirna

Terimalah Terima Kasih Kami
Wahai Pahlawan Pujaan Bangsa
Yang Telah Mengabdi
Kepada Negara, Nusa, dan Bangsa

Doa Kami Menyertai-Mu
Semoga Tuhan Yang Maha Pengampun
Mengampuni Segala Dosa-Mu
Dan Menerima Semua Amal Bakti-Mu

TUHANKU

TUHANKU
Karya : Yaniza


Tuhanku,
Kau Beri Aku Mata Untuk Melihat
Kau Beri Aku Kuping Untuk Mendengar
Kau Beri Aku Mulut Untuk Berkata-Kata
Memuji Kebesaran Nama-Mu
Engkau Maha Besar

Tuhanku,
Kau Beri Aku Kaki Untuk Berjalan
Kau Beri Aku Tangan Untuk Memegang
Kau Beri Aku Akal Untuk Berpikir
Meresapi Semua Hasil Ciptaan-Mu
Engkau Maha Agung

Tuhanku,
Kepada-Mu Aku Memuji
Kepada-Mu Aku Mengabdi
Kepada-Mu Aku Merendah
Kepada-Mu Aku Menyembah

Friday, February 18, 2011

Berdiri Aku

BERDIRI AKU
Karya : Amir Hamzah

Berdiri Aku Di Senja Senyap
Camar Melayang Menepis Buih
Melayah Bakau Mengurai Puncak
Berjulang Datang Ubur Terkembang

Angin Pulang Menyejuk Bumi
Menepuk Teluk Mengempas Emas
Lari Ke Gunung Memuncak Sunyi
Berayun-Ayun Di Atas Alas

Benang Raja Mencelup Ujung
Naik Marak Mengorak Corak
Elang Leka Sayap Tergulung
Dimabuk Warna Berarak-Arak

Dalam Rupa Maha Sempurna
Rindu Sendu Mengharu Kalbu
Ingin Datang Merasa Sentosa
Menyecap Hidup Bertentu Tuju

Wednesday, September 1, 2010

Budak Kampong

Bila matahari mulai menampakan diri di ufuk timur
Harapanku menggeliat nyalah
Ingin rasanya terbang tinggi setingggi angkasa
Sehingga aku dapat memantau pulau ku tercinta

Dengan sampan akan ku kawal karang-karang gemala
Akan ku pancangkan lanah-lanah, busung-busung dan terumbu
Akan ku dayung lautan yang memberi kehidupan kita
Akan ku layarkan bahtera kita menuju kejayaan

Emak .....
Jangan kau ragukan harapanmu ini
Bimbangkanlah tuan-tuan penguasa di sana
Yang selalu mengolok-olok kita
Apalagi kau kan marah pada manja mu ini
Murkakanlah pada tuan-tuan pendusta di sana
Yang selalu membohongi kita

Wak .....
Masih ingat kah kau kala itu
Dengan bercucuran keringat
Mencari dalam pasi
hanya untuk susu dadu dan nasi untuk kami

Kepada siapa kau mengadu?
Tuan-tuan yang di sana?

Tuan-tuan yang di sana .....
Hamba hanya benci pada diri
Hamba tidak marah pada tuan
Kenapa kami bodoh
Sedangkan tuan-tuan bijak bestari
Tolonglah kami tuan!
Sampaikan hajat kami seperti tuan

Menjadi penguasa yang di sini